PROFIL SINGKAT DESA KALEO
GAMBARAN UMUM KONDISI DESA
1. Sejarah Desa
Asal
Usul /Legenda Desa
Asal Usulnya Desa Kaleo adalah salah
satu desa bagian dari kecamatan sape,yang didirikan sekitar tahun 1973 an yang
dipimipin oleh Abu Mpore namun dengan adanya
undang-undang yang mengatur tentang pemekaran wilayah maka terbentuklah
segala aturan main diseluruh wilayah baik tingkat pusat, propinsi dan daerah
sampai ketingkat desa sehinga terjadilah suatu perubahan –perubahan yang
mendasar, terutama sekali ditingkat desa
akhirnya terjadi pula pembentukan lembaga –lembaga yang independe terutama
badan perwakilan desa { BPD} yaitu merupakan lembaga
Menurut
Sejarah dari Turun Temurun Desa Kaleo yang Artinya Kadang Singa ( Kadang Lion )
sehingga masyarkat yang masih hidup dibawah garis kebodohan akhir menyebut
kadang lion tersebut dengan sebutan kaleo. Desa Kaleo pada saat itu jumlah
penduduk terbanyak seluruh Desa di Kecamatan Lambu, maka berdasarkan atas
inisiatif masyarakat dan Sumber pendukung terjadi Pemekaran sudah memenuhi
syarat baik Administratif maupun Wilayah dan sarana Prasarana pendukung lainya.
Dengan terbentuknya daerah otonomi di indonesia pada tahun 2000 maka terbentuklah segala aturan main diseluruh wilayah baik tingkat pusat, propinsi dan daerah sampai ketingkat Desa sehinga terjadilah suatu perubahan –perubahan yang mendasa, terutama sekali ditingkat Desa akhirnya terjadi pula pembentukan lembaga –lembaga yang independe terutama badan perwakilan Desa { BPD} yaitu merupakan lembaga setingkat kepala Desa yang mempunyai tugas dan fungsi wewenang untuk mengayomi dan menampung segala aspirasi masyarakat dengan secarah kolektif, yang diatur oleh undang –undang serta dipilih langsung oleh masyarakat secara demokrasi sebagai mitra kepala Desa.
Pada saat itu Desa Kaleo masih merupakan bagian dari kecematan Sape namun
dengan terbentuknya kecamatan lambu maka terpisah Desa kaleo dari
kecamatan sape dan menjadi bagian dari wilayah kecamatan lambu yang
berbatasan langsung dengan kecamatan sape, seiring berjalannya waktu
maka lahir pula segala kebijakan pemerintah daerah yang mengatur tentang
pemekaran wilayah perDesaan di seluruh lingkup kabupaten bima sebanyak
32 Desa. Dan pada saat itu Kepala Pemerintahan Desa kaleo dijabat oleh saudara Abdurahman M. Saleh, serta anggota BPD yang diketuai oleh H. Mansyur dan wakil ketua saudara A. Bakar untuk meracang dan menyusun rencana pemekaran Desa menjadi dua Desa yaitu Desa Kaleo dan Desa Monta Baru namun perang aktifnya antara pihak pemerintahan Desa Kaleo
pada saat itu untuk memikirkan maju mundurnya perkembangan Desa
kedepan, sebab dilihat dan dinilai beberapa aspek yang memungkinkan bisa
menjamin hidup dalam kehidupan masyarakat umum, khusunya dikedua Desa
ini walaupun ditimpa sesuatu masalah dan hambatan namu tetap
diperjungkan demi mensejahterakan masyarakat umum.
Setelah itu hadirlah panitia pemekaran dari pemeritah kabupaten bima bertemu dengan masyarakat Desa Kaleo pada saat itu mengambil keputusan terakhir apakah Desa Kaleo ini dimekarkan ? namun pada saat itu didalam forum pertemuan yang dihadiri oleh kepala Desa Kaleo Abdurahman dan ketua BPD H. Mansyur dan ketua LKMD nama Syafrudin dan tokoh lembaga kemasyarakat
lainya walaupun pada saat itu ada pro dan contra saling mempertahankan
argumentasinya akhirnya terjadilah pemekaran Desa, yaitu antara Desa Kaleo sebagai Desa induk dan Desa Monta Baru sebagai Desa pemekaran pada tahun 2012 dengan demikian semua pihak merasa syukur serta terima kasih mendalam kepada kepala Desa Kaleo atas nama Abdurahman yang telah berjasa pemekaran Desa ini.
Dengan terjadinya pemekaran Desa Kaleo maka terjadi pula pemutasian beberapa unsur pemerintahan baik perangkat Desa maupun BPD yang berada diwilayah Monta Baru maka akan bertugas diDesa Monta Baru yaitu saudara Abdullah jabatan Kaur Pembangunan dan 2 orang dari unsur Kadus serta 4 orang anggota BPD.
Namun Pada saat itu juga pemerintah Desa Kaleo akan habis masa kepemimipinannya sebagai kepala Desa Kaleo sisa 4 bulan tugasnya, akhirnya BPD membentuk panitia Pemilihan
Kepala Desa Kaleo, dengan calon yang pertama bernama Zainuddin yang
kedua bernama Muhamad yang ketiga Syafrudin, walaupun dalam pelaksanaan
pemilihan sangat meneganggangkan karna persaingan sengit antara kubu
zainuddin dan kubu syafruddin namun pemilihan tersebut sukses
dilkasanakan akhirnya mengantarkan pemimpin Desa Kaleo yang bernama
Zainuddin dengan selisih suara 15 suara selanjutnya dilantik oleh Bupati
Fery Zulkarnaen, ST.
Akhirnya setelah saudara zainuddin memimpin Desa kaleo selama 5 Bulan maka dilakukanlah penjaringan perangkat Desa yang kosong yaitu 2 orang kaur yang kosong yaitu kaur Kesra Anisyah, kaur pembanguan Amirullah, yang dilantik oleh kepala Desa Kaleo Zainuddin, dan akhirnya berjalan 2 tahun menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepala Desa Kaleo yang meneruskan dan merancang segala program pembangunan yang ada diDesa Kaleo demi kepentingan masyarakat Kaleo.
Namun
sebagai kepala Desa yang sudah berjalan Dua tahun menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya Alhamdulillah keberhasilanya dalam membangun dana
rasa Kaleo, kami salud dan angkat jempol walaupun disana sini dihadang
oleh masalah apapun namun
bertekad tetap semangat untuk membangun dana rasa Kaleo, mudah –
mudahan umur panjang dan selamat sampai akhir masa jabatanya.
Meskipun
beberapa kalangan mungkin saja memberikan pandangan bahwa masih terlalu
primatur untuk kinerja Zainuddin sebagai kepala Desa Kaleo selama dua
tahun berjalan ini, namun setidaknya melalui tanggung jawabnya
memberikan gambaran apa adanya tentang sepak terjang beliau dalam
pembangunan dana rasa Kaleo yang jelas perahu masih terus berlayar
menuju pelabuhan harapan, sang nahkoda terus memegang kemudi dan menjaga
layar, agar perahu tidak kehilangan arah dan haluan.
Dua tahun masih membentang dipelupuk mata, sejumlah peluang dan tantangan terus akan menghiasi sang perahu .
Urutan Kepemimpinan Desa Kaleo
a. Yusuf Arahman Tahun 1985 s/d 1993
b. Yusuf Arahman tahun 1993 s/d 2001
c. Abdurahman Tahun 2001 s/d 2007
d. Abdurahman tahun 2007 s/d 2013
e. Zainuddin tahun 2013 Sampai Sekarang
Demikian isi sejarah Desa Kaleo sebagai bahan acuan.
Desa
Kaleo adalah merupakan salah satu Desa dari 18 (delapan belas) Desa
yang ada di Kecamatan Lambu dengan luas wilayah 3.740 Ha. dengan batas-batas wilayah :
ü . Sebelah Barat berbatas dengan : Desa Jia Kec. Sape
ü . Sebelah Selatan berbatas dengan : Desa Monta Baru Kec. Lambu
ü . Sebelah Timur berbatas dengan : Desa Malayu Kec.Lambu
ü . Sebelah Utara berbatas dengan : Desa Parangina Kec. Sape
Untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Kaleo pada umumnya memiliki mata
pencaharian sebagai petani yang lebih terarah pada bidang Pertanian,
Perkebunan, Peternakan, Industri Kerajinan dll.
Desa Kaleo memiliki jumlah penduduk 3.940
jiwa yang terdiri dari 1.886 laki – laki dan 2.054 perempuan yang
tergabung kedalam 905 KK. Dengan Angka kemiskinan mencapai 35 % dari
jumlah KK.
Jumlah penduduk usia produktif di Desa Kaleo mencapai 2.566 jiwa, sementara jumlah angka pengangguran mencapai 1.463. jiwa atau 20,67 % dari jumlah penduduk usia produktif.
Luas wilayah Desa Kaleo mencapai
521,72 Ha, dimana luas wilayah pertanian hanya sekitar 21,753 Ha atau
55,210 % dari total luas wilayah Desa. Sementara itu luas lahan kering
mencapai 1.00,Ha dan adanya peralihan penggunaan lahan produktif menjadi
perumahan semakin menambah berkurangnya luas lahan produktif di Desa
Kaleo
Badan
Usaha Milik Desa ( BUMDes ) belum berfungsi secara maksimal didalam
memberikan sumbangan bagi Pendapatan Asli Desa ( PADes ) dan menunjang
laju pertumbuhan dunia usaha di Desa Kaleo